SKRIPSI 2017
HUBUNGAN KONSELING BEROBAT ARV DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ARV PADA PENDERITA HIV/AIDS DI POLI VCT RSUD NGANJUK
File Attachment
Kepatuhan mengkonsumsi ARV merupakan hal yang penting dalam memperpanjang harapan hidup pasien HIV/AIDS. Namun sering ditemukan sebagian pasien HIV/AIDS tidak patuh dalam mengkonsumsi ARV. Dalam mengatasi masalah tersebut dilakukan konseling terhadap pasien HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan konseling dengan kepatuhan minum obat ARV pada penderita HIV/AIDS di Poli VCT RSUD Nganjuk.rnDesain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2017 bertempat di Poli VCT RSUD Nganjuk. Populasi adalah semua pasien HIV / AIDS yang menjalani pengobatan ARV di Poli VCT RSUD Nganjuk sebanyak 71 pasien. Sampling menggunakan accidental sampling. Sampel sebanyak 53 responden. Terdapat 2 variabel, variabel independen dengan konseling dan dependen dengan kepatuhan minum obat ARV. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan spearman rank dengan α = 0,05.rnHasil penelitian menunjukkan dari 53 responden, sebagian besar telah mendapat konseling yang baik, yaitu 33 responden (62,26%), sebagian besar responden patuh dalam meminum ARV, yaitu 32 responden (60,38%). Uji statistik spearman rank didapatkan p value = 0,000 ≤ α = 0,05 dengan r = 0,8904 sehingga Ha diteririma. Ada hubungan konseling dengan kepatuhan minum obat ARV pada penderita HIV/AIDS di Poli VCT RSUD Nganjuk dengan korelasi sangat kuat. rnKonseling akan memberikan informasi sehingga meningkatkan pengetahuan. Adanya peningkatan pengetahuan akan membuat pasien merubah perilakunya sehingga akan lebih patuh dalam minum ARV. rnrnKata Kunci : Konseling, Kepatuhan Minum Obat ARV, HIV/AIDS.rn
