SKRIPSI 2017
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS DENGAN PENGENDALIAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TIPE II DI PUSKESMAS LENGKONG KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Pengawasan kadar glukosa darah penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe II harus dilakukan setiap saat, pengetahuan merupakan dasar utama untuk pengobatan dan pencegahan diabetes yang sempurna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dengan pengendalian kadar glukosa darah pada pasien DM tipe II di Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk.rnDesain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh pasien DM tipe II yang tergabung dalam Prolanis Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk sebanyak 36 pasien. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling diperoleh 31 responden. Variabel bebas adalah tingkat pengetahuan dan variabel terikat adalah pengendalian kadar glukosa darah. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner dan dianalisa dengan uji Spearman Rank pada α = 0,05.rnHasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden pasien DM tipe II di Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang diabetes, yaitu sebanyak 23 responden (74,2%). Sebagian besar responden pasien DM tipe II di Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk memiliki tingkat pengendalian kadar glukosa darah cukup, yaitu sebanyak 16 responden (51,6%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p-value = 0,010≤ (0,05) sehingga Ha diterima. rnAda hubungan tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dengan pengendalian kadar glukosa darah pasien DM tipe II di Puskesmas Lengkong Kabupaten Nganjuk. Tenaga kesehatan puskesmas berperan besar untuk memberikan penyuluhan dan konseling bagi penderita DM tipe II melalui wadah prolanis, sehingga mereka memiliki pengetahuan yang baik tentang pengendalian kadar glukosa darah.rnrnKata Kunci : Pengetahuan, Kadar Glukosa Darah, Diabetes Melitusrn
