SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN PERAWATAN DIRI TOILETING PADA ANAK RETARDASI MENTAL ( di SDLB-C Shanti Kosala Mastrip Begadung Kabupaten Nganjuk )
File Attachment
Anak Retardasi Mental adalah anak yang mempunyai gangguan dalam intelektual sehingga menyebabkan kesulitan melakukan adaptasi dengan lingkungannya. Pada anak retardasi mental masalah yang terjadi adalah kelemahan atau kurangnya kemampuan pada anak yang disertai keterbatasan kemampuan dalam kemandirian khususnya dalam hal toileting. Dalam hal tersebut orang tua sangat memiliki dukungan dan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan keluarga terhadap anak redartasi mental dalam kemandirian perawatan diri Toileting.nnDesain penelitian korelasi menggunakan pendekatan secara Cross sectional, sampling yang digunakan yaitu total sampling serta sampel yang dipilih yaitu semua keluarga siswa penderita Retardasi Mental di SDLB-C Shanti Kosala Mastrip. Variable dependen yaitu dukungan keluarga dan variable independen kemandirian toileting.nn Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 37 responden (77,1%) nmempunyai dukungan keluarga baik. 37 anak RM (77,1%) mandiri. Hasil Uji spearman rank menggunakan SPSS versi 20 didapatkan nilai signifikan p = 0,034 < ? = 0,05 dengan nilai r = 0,306, maka H1 diterima. Maka ada hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian toileting pada anak retardasi mental di SDLB-C Shanti Kosala Mastrip.nDukungan keluarga sangat berpengaruh untuk melatih kemandirian toileting pada anak retardasi mental, agar anak tidak selalu bergantung kepada orang lain. nnKata Kunci : Dukungan keluarga, Kemandirian Toileting, Anak Retardasi Mental.
