SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL KELAS 1-3 DI SDLB-C SHANTI KOSALA MASTRIP BEGADUNG KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Orang tua yang memiliki anak retardasi mental seringkali menutup diri karena malu, minder dan tidak percaya diri sehingga mengalami harga diri rendah. Dukungan sosial sangat penting bagi orang tua yang memiliki anak retardasi mental. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan harga diri orang tua yang memiliki anak retardasi mental kelas 1-3 di SDLB-C Shanti Kosala Mastrip Begadung Kabupaten Nganjuk.nPenelitian dilaksanakan tanggal 17 April 2017. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 28 responden dan besar sampel 28 responden dengan teknik sampling total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan variabel independen dukungan sosial dan variabel dependen harga diri. Analisa data menggunakan spearman rank dengan signifikasi ? = 0,05 .nHasil penelitian didapatkan sebagian besar mempunyai dukungan sosial yang tinggi sebanyak 15 responden (53,6%) dan sebagian besar mempunyai harga diri yang tinggi sebanyak 23 responden (82,1%). Hasil uji spearman rank didapatkan hasil p = 0,000 ? ? = 0,05 dan r = 0,639 artinya H1 diterima, maka ada hubungan dukungan sosial dengan harga diri orang tua yang memiliki anak retardasi mental. nDukungan sosial sangat di butuhkan bagi orang tua yang memiliki anak retardasi mental. Karena harga diri akan meningkat jika mendapatkan dukungan sosial.n nKata Kunci : Dukungan Sosial, Harga Diri, Orang tua yang memiliki anak retardasi mental.
