SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRESS PASIEN CRONIC KIDNEY DESEASE PADA HEMODIALISIS PERTAMA DI RSUD DR. HARJONO PONOROGO
File Attachment
Cronic Kidney Desease (CKD) merupakan perkembangan gagal ginjal yang progresif sehingga perlu dilakukan hemodialisis. Tindakan Hemodialisis menyebabkan ketergantungan pada mesin dialisa selama sisa hidup, keadaan seperti ini dapat menimbulkan perasaan tertekan bahkan dapat menimbulkan gangguan-gangguan mental seperti depresi, stress dan cemas sehingga perlu dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress pasien Cronic Kidney Desease pada hemodialisis pertama di RSUD Dr. Harjono Ponorogo.n Desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan 1-28 Februari 2017. Populasi adalah seluruh pasien Cronic Kidney Desease di di RSUD Dr. Harjono Ponorogo sejumlah 38 responden. Sampel sejumlah 24 responden dengan pengambilan sampel accidental sampling. Variabel bebas adalah dukungan keluarga dan variabel terikat adalah tingkat stress. Pengumpulan data dukungan keluarga dengan kuesioner dan stress dengan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) Uji statistik menggunakan spearman rank melalui SPSS dengan ? =0,05n Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga dalam kategori baik yaitu 15 orang (63%), tingkat stress kategori sedang sejumlah 12 (50%) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress pasien Cronic Kidney Desease pada hemodialisis pertama di RSUD Dr. Harjono Ponorogo p value = 0,004 pada ?=0,05, dan Correlation Coefficient= -0,571.nKeberadaan dukungan keluarga terbukti berhubungan dengan tingkat stress pasien Cronic Kidney Desease pada hemodialisis pertama. Tingkat hubungan negatif yaitu semakin baik dukungan keluarga, maka tingkat stress sedang. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar pasien Cronic Kidney Desease dapat adaptasi dengan kondisi dirinya. Perawat dapat memberikan motivasi kepada keluarga untuk memberikan dukungan kepada pasien agar tidak mengalami stress menghadapi hemodialisis.nnnKata Kunci: Dukungan Keluarga, Stress, Cronic Kidney Desease , Hemodialisis
