SKRIPSI 2017
HUBUNGAN PERSEPSI ORANG TUA BALITA TENTANG DIARE DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN DIARE DI KLINIK DOKTER LILIK KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Persepsi yang benar tentang diare akan menentukan tindakan dalam pencegahan diare, namun masih sering ditemukan persepsi orang tua yang salah tentang diare yang menyebabkan salah dalam melakukan tindakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan persepsi orang tua balita tentang diare dengan tindakan pencegahan diare di Klinik Dokter Lilik Kabupaten Nganjuk.rn Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilaksanakan 10 April – 9 Mei 2017 di klinik dokter Lilik Kabupaten Nganjuk. Populasi seluruh orang tua dengan balita diare yang berobat di klinik dokter Lilik Kabupaten Nganjuk sebanyak 25 orang dalam sebulan. Sampling menggunakan simple random sampling. Sampel sebanyak 23 responden. Terdapat 2 variabel, variabel independen dengan persepsi dan dependen dengan tindakan pencegahan diare. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan fisher exact dengan taraf signifikasi 0,05.rnHasil penelitian menunjukkan hampir setengah dari responden memiliki persepsi yang kurang tentang diare yaitu sebanyak 11 responden (47,83%), untuk tindakan pencegahan diare sebagian besar dari responden dalam kategori kurang yaitu sebanyak 12 responden (52,17%). Didapatkan p value = 0,000 ≤ α = 0,05 sehingga Ha diterima. rnDapat disimpulkan ada hubungan persepsi orang tua balita tentang diare dengan tindakan pencegahan diare di Klinik Dokter Lilik Kabupaten Nganjuk. Persepsi merupakan suatu cara seseorang melihat objek. Hasil dari persepsi tersebut akan menjadi modal awal seseorang dalam melakukan tindakan. Persepsi setiap orang dapat berbeda-beda tergantung dari dari bagaimana seseorang melihat objek tersebut. rnrnKata Kunci : Persepsi, Tindakan, Diare, Orang Tuarn
