SKRIPSI 2017
HUBUNGANPENGETAHUAN KELUARGATENTANGPENGOBATANDENGANKEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBON NGANJUK
File Attachment
Pengobatan pasien gangguan jiwa memerlukan waktu yang lama dan multi obat. Keluarga sering tidak mengetahui terapi pengobatan ini. Sehingga pasien gangguan jiwa rawan mengalami putus obat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang pengobatan dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa.rnDesain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 3 April sampai dengan 31 Mei 2017 di wilayah kerja Puskesmas Prambon Kabupaten Nganjuk. Populasi dalam penelitian ini ialah keluarga pasien gangguan jiwa sebesar 290 orang. Sampel yang digunakan sebesar 168 responden. Variabel independennya adalah pengetahuan keluarga tentang pengobatan pasien gangguan jiwa, dan variabel dependennya adalah kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa. Alat ukur menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi square dengan α=0,05.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang pengobatan pasien gangguan jiwa yaitu sebanyak 94 responden (55,95%), sebagian besar pasien gangguan jiwa memiliki kepatuhan minum obat yang cukup yaitu sebanyak 90 responden (53,57%), dan p value=0,037
