SKRIPSI 2017
PENGARUH HEALTH EDUCATION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP TINDAKAN HAND RUB PENUNGGU PASIEN DI RUANG TULIP RSUD KERTOSONO
File Attachment
Infeksi nosokomial dapat terjadi di Rumah Sakit melalui penularan dari pasien kepada petugas, dari pasien ke pasien lain, dari pasien kepada pengunjung atau keluarga maupun dari petugas kepada pasien. Diharapkan pengunjung rumah sakit dapat melakukan hand rub secara benar sehingga infeksi nosokomial di rumah sakit dapat dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh health education dengan menggunakan media audio visual terhadap tindakan hand rub penunggu pasien di Ruang Tulip RSUD Kertosono. rnPenelitian ini dilaksanakan di Ruang Tulip RSUD Kertosono pada tanggal 22 Februari – 22 Maret 2017. Desain dalam penelitian ini adalah pre - experimental design tipe one group pre - post test design dengan populasi penunggu pasien di Ruang Tulip RSUD Kertosono sejumlah 20 responden yang diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Variabel independen adalah health education dengan media audio visual dan variabel dependen adalah tindakan hand rub pengunjung pasien. Instrument penelitian berupa media audio visual dan check list tindakan hand rub. Data diolah dan diuji menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan signifikansi α = 0.05rnHasil penelitian menunjukkan sebelum health education dengan menggunakan media audio visual, sebagian besar responden (70 %) dalam kategori tindakan hand rub kurang, yaitu sebanyak 14 responden, sedangkan sesudah health education didapatkan sebagian besar responden (60 %) dalam kategori tindakan cukup, yaitu sebanyak 12 responden. Hasil uji statistik menunjukkan signifikansi output ρ = 0.00 ≤ α 0.05 yang berarti terdapat pengaruh health education dengan menggunakan media audio visual terhadap tindakan hand rub penunggu pasien di Ruang Tulip RSUD Kertosono sehingga dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak.rnPihak RS diharapkan untuk terus melakukan promosi kesehatan tentang hand rub menggunakan media yang menarik sehingga dapat meningkatkan motivasi pada pengunjung RS untuk ikut peduli dan patuh dalam melaksanakan tindakan hand rub di lingkungan RS sehingga upaya pencegahan penularan infeksi nosokomial dapat berjalan efektif. rnrnKata kunci : health education, hand rub, tindakan, penunggu pasien.rn rn
