SKRIPSI 2017
HUBUNGAN KOPING NYERI DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG BOUGENVILLE RSUD KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Fraktur ekstremitas merupakan fraktur yang prevalensinya tinggi. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan operasi. Fraktur dan luka operasi merupakan salah satu penyebab terjadinya nyeri pasca operasi. Nyeri bersifat subjektif, sehingga respons setiap individu berbeda-beda, tergantung pada koping individu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan koping nyeri dengan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi fraktur ekstremitas di ruang Bougenville RSUD Kertosono Kabupaten Nganjuk.rnDesain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilaksanakan 1 – 31 Juli 2017 di Ruang Bougenville RSUD Kertosono. Populasi adalah seluruh pasien pasca operasi fraktur ekstremitas di Ruang Bougenville RSUD Kertosono yang berjumlah rata-rata 30 orang. Sampling menggunakan Accidental sampling. Sampel sebanyak 27 responden. Terdapat 2 variabel, variabel independen dengan koping nyeri dan dependen dengan intensitas nyeri.Pengumpulan data menggunakan the Chronic Pain Coping Inventory (CPCI) Scale untuk mengukur koping nyeri dan The Pain Numerical Rating Scale (PNRS) untuk mengukur intensitas nyeri.rnHasil penelitian menunjukkan dari 27 respondenkoping nyeri, sebagian besar responden memiliki koping nyeri yang cukup, yaitu 14 responden (51,85%), intensitas nyeri responden hampir setengah mengalami intensitas nyeri sedang, yaitu 13 responden (48,15%). Didapatkan uji statistik Spearman Rankdenganp value = 0,000 ≤ α = 0,05 dan r = 0,928, sehingga H1 diterima.rnAda hubungan koping nyeri dengan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi fraktur ekstremitas di ruang Bougenville RSUD Kertosono dengan tingkat korelasi sangat kuat. Adanya strategi koping yang baik seperti berfikiran positif, latihan dan mencari dukungan akan membuat seseorang menjadi lebih nyaman sehingga tidak berfokus pada nyeri yang sedang dialaminya saja.rnrnKata Kunci : Koping Nyeri, Intensitas Nyeri, Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitasrn
