SKRIPSI 2019
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK TOODLER (12 hingga 36 BULAN) DI POSYANDU DESA BANJARANYAR KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK
Dateianhang
Peran ibu dalam memberikan pola asuh yang tepat terhadap perkembangan anak sangat diperlukan terutama saat mereka masih berada di usia toddler (12-36 bulan) karena pada masa ini mulai mengembangkan kemampuan motorik kasarnya. Ibu yang salah menerapkan pola asuh akan membawa akibat buruk bagi perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan perkembangan motorik kasar pada toddler (12-36 bulan) di Posyandu Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian corelasional dengan pendekatan retrospektif, yang dilaksanakan pada tanggal 5 sampai dengan 13 Maret. Populasi dalam penelitian ini semua anak toddler (12-36 bulan) dan ibunya di Posyandu Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk sebanyak 52 ibu dan anak. Jumlah sampel 52 responden dengan teknik Total Sampling. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah pola asuh ibu, sedangkan variabel dependen adalah perkembangan motorik kasar. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data dengan uji Spearman Raank dengan ? = 0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar yaitu 26 responden (53%) memberikan pola asuh demokratis, sedangkan hampir setengahnya yaitu 26 responden (53%) memiliki perkembangan motorik kasar sesuai usia. Hasil uji Spearman Rank di dapatkan p value = 0,002? ?=0,05, yang berarti Ha diterima, sehingga Ada Hubungan Pola asuh ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Toddler (12-36 Bulan) Di Posyandu Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk
Berdasarkan hasil penelitian ini pola asuh ibu dapat mempengaruhi perkembangan motorik kasar sehingga perlu adanya peran aktif ibu dalam memberikan pola asuh yang tepat sehingga motorik kasar anakdapat berkembang secara optimal.
Kata Kunci : pola asuh ibu, perkembangan, motorik kasar, toddler