SKRIPSI 2019
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP DAYA INGAT PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA KARANGSEMI KECAMATAN GONDANG KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Penurunan daya ingat pada lansia merupakan salah satu proses perubahan mental yang jika dibiarkan akan semakin parah sehingga dapat menimbulkan kepikunan (dimensia) pada lanjut usia. Senam otak dapat memaksimalkan kerja otak agar tidak lekas pikun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap daya ingat pada lansia di Posyandu Lansia Desa Karangsemi Gondang, Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan desain Pra-eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design, dilakukan pada tanggal 15 ? 29 April 2019. Jumlah populasi sebanyak 45 responden, tehnik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel sebanyak 45 responden.Variabel independen adalah senam otak dan variable dependen adalah daya ingat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ). Analisa data dengan uji statistic Wilcoxon Singed Ranks dengan taraf signifikasi ? = 0,05.
Hasil penelitian dari 45 responden sebelum diberikan Senam otak hampir setengahnya mengalami penurunan daya ingat berat yaitu, sebanyak 17 responden (37%). Setelah diberikan senam otak hampir setengahnya mengalami penurunan daya ingat sedang yaitu, sebanyak 15 responden (33,3%) dan responden dengan daya ingat normal yang awalnya sebanyak 3 responden (6,7%) setelah diberikan senam otak menjadi 13 responden (28,9%).
. Hasil uji statistic Wilcoxon Singed Ranks menunjukkan ? value = 0,000 ? ?=0,05 sehingga Ha diterima. Ada pengaruh senam otak terhadap daya ingat pada lansia di Posyandu Lansia Desa Karangsemi, Gondang Nganjuk.
Diharapkan senam otak dapat dijadikan sebagai program atau kegiatan tambahan di posyandu, minimal dilakukan setiap diadakan posyandu lansia agar kemampuan daya ingat lansia dapat terjaga.
Kata Kunci: Senam Otak, Daya Ingat, Lansia