SKRIPSI 2019
HUBUNGAN MENGKONSUMSI PEMANIS BUATAN DENGAN TERJADINYA TONSILITIS PADA ANAK KELAS VI DI SDN KALIANYAR I KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK
File Attachment
Anak dalam usia perkembangan sangat rentan terhadap jajanan sekolah yang mengandung pemanis buatan. Sementara anak-anak yang masih duduk di Sekolah Dasar belum cukup mengetahui bahaya dari pemanis buatan sehingga mereka mengkonsumsi tanpa menghiraukan efek dari pemanis buatan tersebut. Padahal salah satu penyebab terjadinya tonsilitis adalah makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi pemanis buatan dengan terjadinya tonsilitis pada anak kelas VI di SDN Kalianyar 1 Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk
Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan pada tanggal 18 Januari 2019. Populasi adalah seluruh siswa kelas VI SDN Kalianyar 1 Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Sampling menggunakan total sampling. Sampel sebanyak 24 responden. Variabel independen penelitian ini adalah mengkonsumsi pemanis buatan dan variabel dependen adalah terjadinya tonsilitis. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Dan analisa menggunakan Koefisien Kontingensi dengan ? = 0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan hampir seluruh responden mengkonsumsi pemanis buatan dalam kategori tinggi yaitu 15 responden (62,5%) dan mengalami tonsilitis sebanyak 15 responden (62,5%). Hasil uji statistik Koefisien Kontingensi didapatkan p- value =0,000 ? ? = 0,05 yang berarti H1 diterima.
Ada hubungan mengkonsumsi pemanis buatan dengan terjadinya tonsilitis pada anak kelas VI di SDN Kalianyar 1 Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Sehingga perlu diberikan health education kepada siswa tentang bahaya pemanis buatan pada makanan dan minuman.
Kata Kunci : Mengkonsumsi Pemanis Buatan, Terjadinya Tonsilitis, Anak kelas VI