SKRIPSI 2019
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RUANG BOUGENVILLE RSUD NGANJUK
ملف مرفق
Fraktur adalah hilangnya kontinuitas tulang-tulang rawan, baik bersifat total maupun sebagian. Pasien dengan post operasi fraktur sering mengalami gangguan tidur. Musik mozart yang didengarkan mampu memberikan perasaan rileks sehingga dapat memperbaiki kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik mozart terhadap kualitas tidur pasien post operasi fraktur di Ruang Bougenvile RSUD Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan non-randomized control group pretest postest design, dilakukan pada tanggal 15 sampai 30 Mei 2019. Jumlah populasi sebanyak 16 responden post operasi fraktur, teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel sebanyak 16 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisa data dengan uji statistik Mann Whitney dengan taraf signifikasi ?=0,05.
Hasil penelitian dari 16 responden kelompok perlakuan sebelum diberikan terapi musik mozart hampir seluruhnya memiliki kualitas tidur sangat kurang, 7 responden (87,5%). Kelompok kontrol setengahnya memiliki kualitas tidur sangat kurang, 4 responden (50%). Setelah diberikan terapi musik mozart kelompok perlakuan sebagian besar memiliki kualitas tidur baik, 6 responden (75%). Kelompok kontrol sebagian kecil memiliki kualitas tidur baik, 1 responden (12,5%). Hasil uji statistik Mann Whitney menunjukkan ? value = 0,002 ? ?=0,05 sehingga Ha diterima. Ada pengaruh pemberian terapi musik Mozart terhadap kualitas tidur pasien post operasi fraktur di Ruang Bougenvile RSUD Nganjuk.
Diharapkan terapi musik mozart dapat dijadikan salah satu terapi non-farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur.
Kata Kunci: Terapi Musik Mozart, Kualitas Tidur, Pasien Post Operasi Fraktur